Taksonomi
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Chondrichtyes
Order: Myliobatiformes
Family: Dasyatidae
Genus: Urogymnus
Taksonomi
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Chondrichtyes
Order: Myliobatiformes
Family: Dasyatidae
Genus: Urogymnus
Habitat & Distribusi : Indo-Pasifik Barat
Makanan : Kerang, krustasea, moluska, ikan
Ukuran: 1,5 m
Jangka Hidup: Tidak diketahui (mungkin 20 tahun)
Deskripsi
Tubuhnya tebal, dengan bagian atas berwarna abu-abu gelap dengan bintik-bintik putih. Ekornya relatif pendek dan berwarna putih di luar sengatnya.
Perilaku
Berbeda dengan jenis pari lainnya, ia hidup menyendiri. Biasanya ia aktif di malam hari, bersembunyi di pasir pada siang hari dan aktif berburu di malam hari.
Reproduksi
Spesies pari ini bereproduksi melalui viviparitas aplasenta di mana embrio awalnya diberi nutrisi oleh kuning telur dan kemudian oleh "susu" rahim yang dikeluarkan oleh induknya. Betina melahirkan anak dalam jumlah kecil, yaitu 2 hingga 6 ekor, seringkali di muara bakau yang dangkal dan terlindungi.
Komunikasi & Persepsi
Ikan pari bakau dikenal menghasilkan suara, khususnya bunyi klik pendek dan keras, untuk berkomunikasi. Bunyi klik ini, yang sering digambarkan sebagai suara "tok-tok", berfungsi sebagai sinyal peringatan defensif dan agresif kepada predator atau pengamat ketika mereka merasa terancam.
Predator
Hiu ukuran besar
Status Konservasi : Endangered/ Unlisted
Fakta unik
Pari ini hanya terlihat gelap karena adanya lapisan lendir tebal yang melindunginya dari infeksi. Tanpa lendir itu, sisi atas tubuhnya berwarna kelabu-jingga terang