Taksonomi
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Elasmobranchii
Order: Myliobatiformes
Family: Aetobatidae
Genus: Aetobatus
Taksonomi
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Elasmobranchii
Order: Myliobatiformes
Family: Aetobatidae
Genus: Aetobatus
Habitat & Distribusi : Perairan Tropis di Seluruh Dunia
Makanan : Kerang, krustasea, gurita, ikan
Ukuran: Rata-rata: 1,5 - 1,6 m; Lebar maksimum: 3 m; Panjang maksimum: 8 m termasuk ekor
Jangka Hidup: 15 - 25 tahun
Deskripsi
Pari Elang Tutul (Spotted Eagle Ray) adalah jenis pari elang yang dicirikan oleh permukaan punggung (dorsal) yang gelap dan tertutup oleh banyak bintik berwarna putih, kuning, atau kehijauan. Pari ini memiliki moncong unik yang rata dan berbentuk seperti sekop yang menyerupai paruh bebek, ekor panjang dengan 2 hingga 6 duri beracun, serta cakram tubuh berbentuk belah ketupat dengan rentang sayap mencapai hingga 3 meter.
Perilaku
Mereka mampu melompat sepenuhnya keluar dari air, mencari makan dengan menggali pasir menggunakan moncong mereka, serta menggunakan pelat gigi penghancur yang khusus untuk memakan mangsa bercangkang keras.
Reproduksi
Pari elang bintik (Spotted eagle ray) menunjukkan sifat ovoviviparitas (ovoviviparity), di mana embrio pada awalnya memakan kuning telur, kemudian menerima nutrisi tambahan dari induknya melalui penyerapan tidak langsung dari cairan rahim yang kaya nutrisi. Masa kandungannya berlangsung selama lebih dari 12 bulan dan hanya menghasilkan 1 hingga 4 ekor anak (pups).
Komunikasi & Persepsi
Pari elang berkomunikasi terutama melalui tindakan fisik, yang paling terkenal adalah dengan melompat keluar dari air (breaching), yang dapat menjadi isyarat bagi pari lainnya, membantu merontokkan parasit, atau berfungsi sebagai ritual pemikat dalam musim kawin.
Predator
Hiu martil, hiu macan, hiu banteng, hiu lemon, dan hiu ujung perak.
Status Konservasi : Endangered/ Unlisted