Taksonomi
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Mammalia
Order : Carnivora
Family : Otariidae
Genus : Arctocephalus
Taksonomi
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Mammalia
Order : Carnivora
Family : Otariidae
Genus : Arctocephalus
Habitat & Distribusi : Pantai berbatu dan Pantai berpasir di iklim subpolar, Amerika Selatan
Makanan : Ikan, Cumi - cumi, Udang
Ukuran: 150 - 200 cm; 150 - 200 kg
Jangka Hidup: 20 tahun
Deskripsi
Satwa ini adalah satwa yang kokoh dengan bulu berwarna abu-coklat gelap, moncong runcing, dan telinga yang menonjol. Jantan dewasa berukuran lebih besar (hingga 2 m, 200 kg) dengan leher tebal dan surai lebat, sedangkan betina berukuran lebih kecil (hingga 1,5 m, 60 kg) dan lebih ramping. Mereka memiliki sirip seperti kulit dan bulu bagian dalam yang lebat.
Perilaku
Mereka adalah mamalia yang sangat sosial, hidup di daerah pesisir, dan menghabiskan sebagian besar waktunya di air, berkumpul di tempat perkembangbiakan yang padat dan berbatu. Mamalia ini dikenal suka bermain, cerdas, dan vokal, menggunakan gonggongan, geraman, dan panggilan unik antara induk dan anaknya.
Reproduksi
Fur Seal Amerika Selatan ini sangat poligini, dengan pejantan menetapkan wilayah perkembangbiakan antara bulan Oktober dan Desember. Betina melahirkan satu anak setiap melahirkan. Anak-anak singa laut disusui selama 6–12 bulan, dengan betina menyeimbangkan perjalanan mencari makan dengan menyusui.
Komunikasi & Persepsi
Fur Seal Amerika Selatan adalah satwa yang sangat sosial dan vokal yang berkomunikasi menggunakan setidaknya 11 suara berbeda termasuk gonggongan, geraman, dan ratapan untuk menetapkan wilayah, mengancam saingan, dan menjaga ikatan antara induk dan anak.
Predator
Seguni (orca), Hiu, singa laut yang lebih besar
Status Konservasi : Least concern / Unlisted
Fakta unik
Anjing Laut Atau Singa Laut?
Walaupun disebut "fur seal", yang secara harafiah berarti "anjing laut berbulu", Fur Seal Amerika Selatan lebih dekat dengan keluarga singa laut (Otariidae) dibanding anjing laut sejati (true seals; Phocidae). Cara mudah membedakannya dari anjing laut adalah dari keberadaan daun telinga, kemampuannya berjalan dengan keempat kaki/flipper di daratan, serta caranya berenang di dalam air, di mana flipper depan lebih dominan berperan dalam mengayuh, sedangkan flipper belakang menjadi kemudi.
Namun, satwa ini juga tidak dapat disebut sebagai Singa Laut Amerika Selatan, karena nama tersebut sudah mengacu pada satwa yang berbeda, yaitu Otaria flavescens.