Taksonomi
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Chondrichtyes
Order: Myliobatiformes
Family: Rhinopteridae
Genus: Rhinoptera
Taksonomi
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Chondrichtyes
Order: Myliobatiformes
Family: Rhinopteridae
Genus: Rhinoptera
Habitat & Distribusi : teluk, estuaria, dekat terumbu karang, Samudra Hindia-Pasifik
Makanan : Kerang dan krustasea (udang, kepiting, dst)
Ukuran: Mencapai 1,65 m
Jangka Hidup: 16 - 21 tahun
Deskripsi
Pari hidung sapi dicirikan oleh moncong atau hidungnya yang pendek seperti hidung sapi. Tubuhnya tebal dan berbentuk seperti belah ketupat. Sisi atas/punggungnya coklat, coklat keemasan atau kelabu, sedangkan sisi bawah atau perutnya putih atau putih kekuningan.
Perilaku
Mereka suka menghabiskan waktu dekat permukaan, jarang beristirahat di dasar. Dapat melompat keluar air untuk melepaskan parasit atau untuk menunjukkan ia siap kawin. Cenderung soliter, tapi terkadang dapat membentuk kelompok besar dengan anggota mencapai 500 individu.
Reproduksi
Pari ini ovovivipar, di mana betina melahirkan seekor anakan hidup setelah masa kehamilan 11 - 12 bulan. Anaknya berkembang dalam telur dalam tubuh betina, memperoleh nutrisi dari kuning telurnya.
Komunikasi & Persepsi
Pari ini sangat sosial, menggunakan perilaku fisik dan mekanisme indrawi untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan kawanan mereka.
Predator
Hiu martil, hiu banteng, dst
Status Konservasi : Terancam (IUCN Red List; 2021)
Fakta unik
Jumlah pari ini di alam sudah berkurang sebanyak 50 - 79% dari 44 tahun terakhir akibat penangkapan dan pemanfaatan yang berlebihan.