Taksonomi
Kingdom: Animalia
Phylum: Arthropoda
Class: Malacostraca
Order: Decapoda
Family: Paguridae
Genus: Pagurus
Taksonomi
Kingdom: Animalia
Phylum: Arthropoda
Class: Malacostraca
Order: Decapoda
Family: Paguridae
Genus: Pagurus
Habitat & Distribusi : Perairan dangkal laut dunia
Makanan : Ikan dan invertebrata kecil, plankton, bangkai
Ukuran: 8,5 - 35 mm
Jangka Hidup: 15 tahun
Deskripsi
Ciri khas dari kelomang adalah bagian perut/abdomennya yang lunak, tak terlindungi oleh karapas, dan melengkung membentuk spiral. Bagian yang rentan ini disembunyikan dalam cangkang bekas dari keong, kerang atau gastropod laut lainnya. Warna tubuhnya bervariasi dari merah, jingga, krem, dan coklat. Memiliki lima pasang kaki berjalan, tapi dua pasang terbelakang tersembunyi di cangkangnya, satu pasang pertama menjadi capitan, sehingga yang digunakan untuk berjalan adalah pasangan kedua dan ketiga saja.
Perilaku
Karena cangkang yang utuh cukup langka, persaingan dan perseteruan antara kelomang sering terjadi. Nokturnal, ia lebih aktif pada malam hari dan merupakan scavenger yang lebih suka mengais-ngais sisa makanan dan bangkai daripada aktif berburu.
Reproduksi
Berkembangbiak secara seksual. Betina siap kawin saat akan berganti kulit (moulting), dan menandai kepada jantan kalau ia siap dengan menaruh capit dalam mulutnya. Keduanya kemudian keluar dari cangkang masing-masing untuk kawin, lalu kembali saat sudah selesai, dan dapat kawin lagi. Lalu betina akan bertelur.
Komunikasi & Persepsi
Menggunakan bahasa tubuh untuk berkomunikasi, terutama capit mereka. Dapat mengangkat capit atau mencolek lawan dengan capitnya sebagai penunjuk agresi. Mereka juga dapat mendekati satu sama lain untuk bertukar cangkang.
Predator
Ikan pemangsa, bintang laut, burung laut, kepiting yang lebih besar, dan lain-lain
Status Konservasi : Tidak Dievaluasi
Fakta unik
Kelomang telah ditemukan membentuk "sistem" pertukaran cangkang. Saat seekor kelomang menemukan atau mengambil cangkang baru, ia akan menginspeksi ukurannya, dan kalau cangkang tersebut terlalu besar, ia akan kembali ke cangkangnya yang lama, dan menunggu hingga 8 jam. Saat kelomang-kelomang baru datang, mereka akan melakukan hal yang sama, dan jika masih terlalu besar, akan membentuk barisan berdasarkan ukuran tubuhnya, dari terbesar ke terkecil sampai kelomang dengan ukuran yang sesuai tiba dan menempati cangkang baru tersebut, meninggalkan cangkangnya yang lama. Setelah itu, semua kelomang dalam barisan akan mengganti cangkang masing-masing secara runtut.