Taksonomi
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Mammalia
Order: Carnivora
Family: Canidae
Genus: Vulpes
Habitat & Distribusi : habitat tundra Kutub Utara / Arktik; ditemukan di Eropa utara, Asia utara dan Amerika utara.
Makanan : burung, mamalia (tikus lemming dan vole; anak anjing laut), ikan, telur, serangga, beri, rumput laut dan bangkai
Ukuran:
tinggi pada bahu: 25 - 30 cm
panjang tubuh:
41 - 55 cm (betina)
46 - 68 (jantan)
bobot tubuh:
1,4 - 3,2 kg (betina)
3,2 - 9,4 kg (jantan)
Jangka Hidup:
3 - 4 tahun (di alam liar)
mencapai 16 tahun (di lembaga konservasi)
Deskripsi
Warna dan ketebalan bulunya berbeda tergantung pada musim, digunakan untuk kamuflase, berbaur dengan lingkungan serta menyesuaikan dengan suhu! Saat musim panas, bulunya cenderung lebih tipis, berwarna kelabu gelap hingga coklat atau coklat kebiruan, mengikuti warna tanah! Sementara itu, saat musim dingin bulunya lebih tebal, berwarna putih atau putih krem, mengikuti warna salju.
Rubah Arktik memiliki ekor yang panjang dan lebat, moncong yang pendek dan telinga yang kecil. Kakinya pendek dengan bulu yang tebal. Karakteristik-karakteristik ini membantunya bertahan hidup di lingkungan yang sangat dingin! Rubah arktik baru akan menggigil saat suhu mencapai -58°C! Ini dapat terjadi karena kakinya yang pendek dan telinga serta moncongnya yang kecil mengurangi luas permukaan tubuhnya yang terpapar pada udara dingin. Telapaknya yang berbulu tebal membantunya tetap berada di atas suhu meskipun tubuhnya mendingin.
Saat musim panas, ia dapat menggunakan mekanisme evaporative cooling di hidungnya, mirip seperti anjing. Air liurnya akan menguap melalui mulut dan hidung, menciptakan sensasi dingin bagi otaknya. Selain itu, 22% luas permukaan bulunya dapat menghamburkan panas dengan cepat.
Perilaku
Cenderung soliter. Namun saat sudah musim kawin dan beranak, hidup berkelompok dan berkelana untuk mencari makanan. Anak sulung, terutama betina, cenderung membantu induk menjaga adik-adiknya. Saat musim dingin, tidak berhibernasi, hanya lebih sering beristirahat. Rubah ini juga meliang untuk membangun sarang.
Rubah ini adalah pemangsa oportunistik (opportunistic feeder), memakan satwa kecil apa pun yang ditemukannya dan buah beri. Saat musim dingin, dapat mengikuti beruang kutub untuk mengambil sisa makanannya. Saat musim panas, saat makanan lebih melimpah, ia dapat menguburnya dalam liang sarangnya untuk cadangan.
Reproduksi
Cenderung monogamis dan berpasangan seumur hidup. Kehamilan berlangsung selama 49 - 57 hari. Jumlah anaknya tergantung ketersediaan makanan, biasanya sekitar 4 - 8 anak, tapi dapat mencapai 25 ekor. Anak-anak ini tidak bisa melihat maupun mendengar sampai berusia 14 - 16 hari, dan dirawat oleh kedua induknya selama 2 - 4 minggu. Mencapai kedewasaan pada usia 10 bulan.
Komunikasi & Persepsi
Pendengaran rubah arktik tidak terlalu peka, terutama dibanding anjing rumahan dan karnivora lainnya. Rentang pendengarannya adalah pada frekuensi 125 Hz–16 kHz dengan kepekaan ≤ 60 dB di udara. Namun, ini sudah cukup untuk mendengar tikus lemming yang meliang di bawah 10 - 12 cm salju.
Walaupun pendengarannya kurang, penciumannya sangat kuat. Mereka dapat mencium bangkai sisa beruang kutub dari jarak 10 hingga 40 km! Dengan penciuman ini juga, mereka dapat menemukan tikus lemming yang beku di bawah 46 - 77 cm salju, dan mencium sarang anjing laut di bawah 150 cm salju!
Saat menemukan tikus lemming, ia akan melompat masuk ke dalam liangnya untuk menerkam, seakan-akan menyelam ke dalam es/salju.
Predator
Burung pemangsa (elang botak, elang emas, elang alap-alap dan burung hantu salju) serta karnivora lain (serigala, beruang coklat, beruang kutub, beruang sigung dan anjing domestik)
Status Konservasi : Risiko Rendah (IUCN Red List; 2014)
Fakta unik
Di alam, sarangnya memiliki 4 - 8 pintu masuk dan dapat digunakan berabad-abad. Untuk menghangatkan diri, rubah arktik meringkuk, menyembunyikan kaki dan kepalanya di bawah tubuh dan ekornya yang lebat serta berdiam dalam sarangnya.