Taksonomi
Kingdom: Animalia
Phylum: Echinodermata
Class: Echinoidea
Order: Camarodonta
Family: Temnopleuridae
Genus: Mespilia
Taksonomi
Kingdom: Animalia
Phylum: Echinodermata
Class: Echinoidea
Order: Camarodonta
Family: Temnopleuridae
Genus: Mespilia
Habitat & Distribusi : Terumbu karang, padang lamun, kedalaman 0 – 200 m Samudra Hindia-Pasifik
Makanan : Material organik
Ukuran: Mencapai 5 cm
Jangka Hidup: 1 - 2 tahun
Deskripsi
Bulu Babi Tuksedo dinamai demikian karena bagian tubuhnya yang tidak berduri memiliki tekstur mirip beludru dengan warna biru atau hijau yang elegan. Duri pada bulu babi ini biasanya juga berwarna gelap, seperti merah atau coklat.
Perilaku
Ia nokturnal, dan lebih aktif makan di malam hari, dan bersembunyi di celah karang pada siang hari. Umumnya dapat ditemukan di sebagian besar perairan tropis dangkal, khususnya di terumbu karang dan padang lamun.
Bulu babi ini sering ditemukan mengumpulkan puing-puing karang atau cangkang, kerikil, alga, dan semacamnya di atas tubuhnya sebagai upaya kamuflase dan perlindungan diri.
Reproduksi
Saat musim kawin, ia akan berada lebih dekat ke daratan pantai. Pembuahan terjadi secara eksternal. Telur diletakkan pada tubuhnya sampai berkembang menjadi embrio, lalu terlepas.
Komunikasi & Persepsi
Saat ada bulu babi yang terluka atau mati, ia akan melepaskan penanda kimiawi sebagai peringatan bagi bulu babi lain akan keberadaan ancaman predator atau bahaya lainnya. Bulu babi lain dapat "mencium" sinyal kimia ini dan melarikan diri dengan cepat. Ia juga dapat "melihat" dengan sel-sel yang ada pada durinya.
Bulu babi juga dapat menggunakan kontak fisik dengan sat sama lain untuk mengkomunikasikan keberadaan makanan, membantu populasi mereka tetap stabil di tempat yang berlimpah alga.
Predator
Hiu, berang-berang laut, bintang laut, belut serigala (Anarrhichthys ocellatus), ikan triger dan manusia.
Status Konservasi : Tidak Dievaluasi
Fakta unik
Bulu Babi mempunyai organ bernama "Lentera Aristotle" yang merupakan seperangkat rahang kuat dengan struktur menyerupai gigi yang berfungsi menghancurkan benda-benda keras dan mengeruk alga yang menempel di batu.