Taksonomi
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Actinopterygii
Order: Gobiiformes
Family: Apogonidae
Genus: Pterapogon
Taksonomi
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Actinopterygii
Order: Gobiiformes
Family: Apogonidae
Genus: Pterapogon
Habitat & Distribusi : Terumbu karang, endemik perairan Kepulauan Banggai, Sulawesi Tengah
Makanan : Zooplankton dan krustasea kecil
Ukuran: Mencapai 8,6 cm
Jangka Hidup: 2 - 5tahun
Deskripsi
Ikan Capungan Banggai memiliki tubuh keperakan dengan tiga garis hitam pada matanya, di bawah sirip punggungnya serta dekat sirip ekornya. Sirip punggung keduanya memanjang dengan garis hitam dan sirip ekornya memiliki cagak yang dalam dengan garis hitam dan totol putih. Sirip perut dan dadanya berwarna hitam dengan bintik-bintik putih.
Perilaku
Ikan Capungan Banggai merupakan ikan endemik perairan kepulauan Banggai, hidup berkelompok di dasar perairan dangkal dekat lamun atau terumbu karang. Ia merupakan satu-satunya capungan yang diurnal, atau aktif pada siang hari. Saat istirahat, akan berlindung di antara percabangan karang Acropora atau invertebrata lainnya. Saat muda, berlindung di antara tentakel anemon laut.
Reproduksi
Ikan ini memiliki perilaku kawin yang unik. Saat telah memilih calon pasangan, betina akan mengisolasinya dalam wilayah yang ia buat, lalu menginisiasi perilaku merayu, di mana ia "bergoyang" di dekat jantan sampai jantan membuka mulutnya sebagai tanda kesiapan kawin.
Betina hanya menghasilkan sekitar 90 butir telur kecil, dan setelah dibuahi, akan ditempatkan di dalam mulut jantan, di mana ia akan terlindungi dari predator sampai siap menetas. Proses ini disebut mouthbrooding.
Komunikasi & Persepsi
Berkomunikasi secara visual melalui gerakan tubuh dan kontak fisik. Menggunakan penglihatan, pendengaran dan penciuman untuk mencari makanan dan menghindari ancaman.
Predator
Ikan lepu ayam, ikan lepu batu, belut pita, ikan kepala buaya dan ular laut.
Status Konservasi : Terancam (IUCN Red List; 2025)
Fakta unik
Ikan ini berasosiasi dengan bulu babi hitam (Diadema setosum). Ia akan berenang dekat bulu babi dan akan bersembunyi di antara duri-durinya ketika merasa terancam.