Taksonomi
Kingdom: Animalia
Phylum: Echinodermata
Class: Echinoidea
Order: Camarodonta
Family: Toxopneustidae
Genus: Tripneustes
Taksonomi
Kingdom: Animalia
Phylum: Echinodermata
Class: Echinoidea
Order: Camarodonta
Family: Toxopneustidae
Genus: Tripneustes
Habitat & Distribusi : Terumbu karang, kedalaman 2 - 30 m, Samudra Hindia-Pasifik
Makanan : Alga, perifiton dan lamun
Ukuran:10 - 15 cm
Jangka Hidup: 5 - 7 tahun
Deskripsi
Bulu babi kolektor cenderung berwarna cukup gelap, ungu kebiruan dengan duri-duri putih.
Perilaku
Tidak seperti bulu babi lain, bulu babi ini meramban tanpa henti! Siang dan malam! Mereka paling gemar menyantap daun lamun, dan paling lahap makan pada November hingga Januari.
Reproduksi
Pembuahan terjadi secara eksternal. Telur diletakkan pada tubuhnya sampai berkembang menjadi embrio, lalu terlepas setelah beberapa bulan.
Komunikasi & Persepsi
Saat ada bulu babi yang terluka atau mati, ia akan melepaskan penanda kimiawi sebagai peringatan bagi bulu babi lain akan keberadaan ancaman predator atau bahaya lainnya. Bulu babi lain dapat "mencium" sinyal kimia ini dan melarikan diri dengan cepat. Ia juga dapat "melihat" dengan sel-sel yang ada pada durinya.
Bulu babi juga dapat menggunakan kontak fisik dengan sat sama lain untuk mengkomunikasikan keberadaan makanan, membantu populasi mereka tetap stabil di tempat yang berlimpah alga.
Predator
Hiu, berang-berang laut, bintang laut, belut serigala (Anarrhichthys ocellatus), ikan triger dan manusia.
Status Konservasi : Tidak Dievaluasi
Fakta unik
Namanya, "kolektor" mengacu pada kebiasaan bulu babi ini yang gemar mengumpulkan serpihan daun, cangkang, puing karang dan rumput laut di atas tubuhnya. Tujuannya diduga untuk melindunginya dari paparan cahaya matahari atau untuk berkamuflase dan menghindarkannya dari predator.