Taksonomi
Kingdom: Animalia
Phylum: Echinodermata
Class: Echinoidea
Order: Diadematoida
Family: Diadematidae
Genus: Diadema
Taksonomi
Kingdom: Animalia
Phylum: Echinodermata
Class: Echinoidea
Order: Diadematoida
Family: Diadematidae
Genus: Diadema
Habitat & Distribusi : Terumbu karang, padang lamun, Samudra Hindia-Pasifik
Makanan : Alga
Ukuran: 8 - 10 cm
Jangka Hidup: 3 tahun
Deskripsi
Bulu Babi Hitam memiliki tubuh yang berbentuk bulat seperti bola dengan cangkang keras dan berkapur, warnanya hitam dengan lima bintik putih. Mulutnya terletak di bawah, siap melahap alga mengerak yang dilaluinya, sedangkan anusnya terletak di puncak cangkang. Ya, benar, bagian bulat yang berwarna terang seperti biru, jingga, atau merah dan sebagainya bukanlah matanya, melainkan lubang anusnya! Durinya panjang, tipis, rapuh seperti jarum dan berwarna hitam.
Perilaku
Bulu babi berasosiasi dengan terumbu karang, tapi terkadang ditemukan di dataran berpasir serta padang lamun. Berperan penting sebagai peramban alga, bulu babi ini memakan berbagai jenis alga di terumbu karang, membantu membatasi populasinya dan menjaga kestabilan ekosistem.
Saat merasa terancam, ia dapat menggunakan kaki tabungnya serta duri-durinya yang panjang untuk kabur dari mara bahaya. Durinya berbisa dan juga memiliki fungsi defensif, dapat diarahkan ke sumber ancaman secara strategis.
Reproduksi
Mereka adalah broadcast spawners, di mana bulu babi betina dan jantan akan masing-masing melepaskan banyak sel telur dan sperma ke dalam perairan, di mana pembuahan akan terjadi secara eksternal / di luar tubuh induk. Di daerah subtropis, pemijahan teramati terjadi saat suhu berada di atas 25°C, sementara di daerah tropis tidak ada waktu tertentu. Bulu babi ini juga teramati melakukan pemijahan pada bulan purnama.
Komunikasi & Persepsi
Saat ada bulu babi yang terluka atau mati, ia akan melepaskan penanda kimiawi sebagai peringatan bagi bulu babi lain akan keberadaan ancaman predator atau bahaya lainnya. Bulu babi lain dapat "mencium" sinyal kimia ini dan melarikan diri dengan cepat. Ia juga dapat "melihat" dengan sel-sel yang ada pada durinya.
Bulu babi juga dapat menggunakan kontak fisik dengan sat sama lain untuk mengkomunikasikan keberadaan makanan, membantu populasi mereka tetap stabil di tempat yang berlimpah alga.
Predator
Hiu, berang-berang laut, bintang laut, belut serigala (Anarrhichthys ocellatus), ikan triger dan manusia.
Status Konservasi : Risiko Rendah (IUCN Red List; 2021)
Fakta unik
Bulu babi hitam diduga merupakan spesies hidup tertua dari genus Diadema.