Taksonomi
Kingdom: Plantae
Phylum: Chordata
Class: Actinopterygii
Ordo: Acanthuriformes
Family: Ephippidae
Genus: Platax
Taksonomi
Kingdom: Plantae
Phylum: Chordata
Class: Actinopterygii
Ordo: Acanthuriformes
Family: Ephippidae
Genus: Platax
Habitat & Distribusi : Samudera Pasifik bagian barat
Makanan : Ubur - ubur dan Zooplankton
Ukuran: mencapai 45 cm
Jangka Hidup: Mencapai 15 tahun
Deskripsi
Buna Kelabu dewasa memiliki tubuh bulat dan sangat padat dan memiliki moncong yang menonjol dan profil punggung kepala yang cekung. Warna keseluruhannya keperakan dengan batang vertikal kehitaman atau gelap yang menembus mata dan batang kedua yang serupa melewati pangkal sirip dada. Sirip punggung, dubur dan ekor berwarna kuning. Saat remaja sebagian besar berwarna hitam dengan tubuh dan sirip median bergaris oranye dan sirip punggung dan dubur sangat memanjang.
Perilaku
Buna kelabu muda cenderung bersifat soliter, pemalu, dan sering bersembunyi di dalam gua karang atau hutan bakau. Untuk melindungi diri, ikan muda melakukan perilaku mimikri, yaitu berenang meliuk-liuk di dekat dasar air meniru gerakan cacing pipih beracun atau daun kering demi mengelabui musuh. Sebaliknya, ketika menginjak fase dewasa, sifat mereka berubah menjadi jauh lebih berani dan senang membentuk kelompok besar (schooling) di area terumbu karang terbuka.
Reproduksi
Ikan buna kelabu bereproduksi melalui metode pemijahan massal (broadcast spawning). Ikan jantan dan betina akan berkumpul di kolom air laut terbuka untuk melepaskan telur dan sperma secara bersamaan, sehingga terjadi pembuahan eksternal di luar tubuh. Setelah dibuahi, telur-telur tersebut akan hanyut terbawa arus laut (pelagis) sebagai bagian dari plankton. Telur ini kemudian menetas menjadi larva dan berkembang menjadi ikan muda.
Komunikasi & Persepsi
ikan buna kelabu berkomunikasi secara visual melalui perubahan intensitas warna tubuh, di mana pola garis gelap pada tubuh mereka bisa menebal atau memudar tergantung tingkat stres, dominasi, atau tanda bahaya. Mereka memanfaatkan sistem garis lateral (lateral line) di sepanjang tubuhnya untuk mendeteksi getaran dan perubahan tekanan air.
Predator
Hiu karang, ikan kerapu, ikan barakuda
Status Konservasi: Least Concern