Taksonomi
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Teleostei
Order: Labriformes
Family: Labridae
Genus: Paracheilinus
Taksonomi
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Teleostei
Order: Labriformes
Family: Labridae
Genus: Paracheilinus
Habitat & Distribusi : Samudra Pasifik Barat
Makanan : Krustasea kecil, zooplankton, cacing kecil
Ukuran: Mencapai 8 cm
Jangka Hidup: 3 - 5 Tahun
Deskripsi
Ikan Keling Flasher Merah Muda memiliki tubuh berbentuk fusiform yang ramping, memanjang, dan agak pipih di bagian samping. Salah satu fitur anatomi paling unik terletak pada matanya yang memiliki struktur divided pupil (pupil ganda), sebuah adaptasi visual yang memungkinkannya mendeteksi zooplankton kecil sekaligus mengawasi datangnya predator. Pada sirip punggungnya (dorsal fin), ikan ini dilengkapi dengan 9 duri keras dan 11 jari-jari lunak, di mana pada spesimen jantan dewasa terdapat 2 hingga 4 jari-jari lunak yang memanjang membentuk filamen seperti antena.
Perilaku
Perilaku yang paling ikonik dan melatarbelakangi nama mereka adalah aksi flashing, sebuah ritual unik di mana pejantan akan berenang dengan sangat cepat, mendongakkan seluruh siripnya, dan menyalakan warna tubuhnya hingga neon berkilauan untuk memikat betina atau mengintimidasi rival. Sebagai hewan diurnal, mereka sangat aktif berenang dan berburu zooplankton di siang hari, namun memiliki mekanisme pertahanan diri yang unik di malam hari dengan cara bersembunyi di celah-celah batu karang dan membungkus tubuh mereka dalam kepompong lendir (mucus cocoon) tipis untuk menyamarkan bau dari predator.
Reproduksi
Proses pemijahan terjadi melalui metode pelagic spawning (pemijahan bebas di kolom air) dan biasanya terjadi menjelang sore atau malam hari (dusk), yang diawali dengan ritual tarian pemikat (courtship display) yang sangat agresif dari ikan jantan. Pejantan akan berenang melesat dengan cepat di sekitar betina, menegakkan semua sirip filamennya, dan melakukan flashing—yaitu memancarkan warna tubuhnya hingga menyala terang benderang seperti lampu neon. Jika betina tertarik dan siap memijah, kedua ikan tersebut akan melesat bersama secara vertikal menuju permukaan air (kolom air atas) untuk melepaskan telur dan sperma secara bersamaan (fertilisasi eksternal).
Komunikasi & Persepsi
Ikan ini berkomunikasi dan merasakan lingkungan mereka terutama melalui kombinasi sinyal penciuman (bau), penglihatan khusus, dan kemungkinan besar mekanosensasi garis lateral (lateral line). Sementara banyak ikan terumbu karang sangat bergantung pada tampilan warna yang cerah pada siang hari.
Predator
Kerapu, belut moray, dan ikan lepu ayam (lionfish)
Status Konservasi : Unlisted