Taksonomi
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Teleostei
Order: Anguilliformes
Family: Muraenidae
Genus: Gymnothorax
Taksonomi
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Teleostei
Order: Anguilliformes
Family: Muraenidae
Genus: Gymnothorax
Habitat & Distribusi : Samudra Hindia-Pasifik
Makanan : Ikan, krustasea, sefalopoda
Ukuran: Mencapai 80 cm
Jangka Hidup: 10 - 20 tahun
Deskripsi
Gymnothorax rueppelliae merupakan belut moray berwarna abu-abu pucat hingga cokelat keabu-abuan dengan 16 - 21 pita gelap pada tubuhnya, kepala berwarna kuning cerah, dan bercak gelap di sudut mulut. Spesies ini memiliki jumlah gigi vomer yang lebih sedikit. Bagian moncong dan depan kepala berwarna kekuningan, sementara tubuhnya memiliki pola pita lebar berwarna cokelat tua yang melingkar dan memudar seiring bertambahnya usia belut tersebut.
Perilaku
Mereka adalah penghuni terumbu karang yang pemalu, aktif di malam hari (nokturnal), dan umumnya tenang/damai yang bersembunyi di celah-celah batu, sering kali hanya memperlihatkan kepalanya saja. G. rueppelliae dikenal karena perilakunya yang mudah gelisah dan agresif, terutama saat diganggu.
Reproduksi
Belut moray Kepala Kuning adalah hermafrodit protogini yang bersifat ovipar (bertelur) dan bereproduksi melalui pembuahan eksternal, yang berarti spesies ini bertelur dengan perkembangan embrio yang minim atau bahkan tidak terjadi sama sekali di dalam tubuh induknya. Perilaku reproduksi diperkirakan dipengaruhi oleh suhu air, siklus bulan, dan perubahan musim, serupa dengan belut moray lainnya.
Komunikasi & Persepsi
Komunikasi mereka sebagian besar bersifat non-verbal, mengandalkan gerakan fisik dan isyarat sensorik daripada suara, yang sering kali melibatkan unjuk perilaku teritorial terhadap sesama spesies mereka. Belut moray memiliki lubang hidung berbentuk tabung (tubular nostrils) yang sangat menonjol di ujung moncongnya. Mereka mendeteksi partikel kimia atau "bau" di dalam air untuk melacak posisi mangsa, mendeteksi predator, dan menemukan pasangan di kegelapan malam tanpa harus melihatnya langsung.
Predator
Hiu, Barakuda, Kerapu
Status Konservasi : Least concern/ Unlisted