Taksonomi
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Reptilia
Ordo: Squamata
Family: Iguanidae
Genus: Iguana
Habitat & Distribusi : Amerika Selatan & Tengah
Makanan : Dedaunan, bunga, buah
Ukuran:
panjang: 1,2 - 1,7 m
bobot: sekitar 4 kg
Jangka Hidup: 15 tahun
Deskripsi
Iguana Hijau adalah kadal terbesar dari keluarga Iguanidae, mampu mencapai panjang 1,7 m. Tubuhnya ditutupi sisik yang keras. Walaupun namanya Iguana Hijau, warna tubuhnya sebenarnya bermacam-macam, dari hijau, lembayung, hitam, biru, kuning, jingga, hingga merah bata; bervariasi per daerah asalnya serta usia. Terdapat deretan duri di punggungnya. Ekornya panjang, tebal dan kuat, dengan belang-belang gelap. Di bawah dagunya, terdapat lipatan kulit / jengger yang berfungsi menjaga suhu tubuh. Cakarnya panjang dan kuat untuk mencengkram dahan pohon.
Perilaku
Iguana adalah hewan arboreal, hidup di kanopi hutan dan sering ditemukan berdekatan dengan air. Mereka adalah pemanjat pohon yang sangat baik, menggunakan cakar tajam dan ekor panjang untuk menjaga keseimbangan.
Saat ketakutan dan mau menghindari predator, iguana mampu berenang dan bahkan menyelam dalam air, menggunakan ekornya yang kuat. Jika masih merasa terancam, ia dapat mengembangkan jenggernya dan mendesis sambil menganggukkan kepalanya. Jika sudah sangat terpojok, iguana dapat memukul ancaman dengan ekornya yang panjang dan kuat, serta melepaskan ekornya untuk mengecoh predator sementara ia melarikan diri.
Reproduksi
Mereka bereproduksi setiap tahun selama musim kemarau untuk memastikan anak-anak menetas ketika makanan berlimpah. Betina bertelur sebanyak 10–70+ butir telur bertekstur kenyal di dalam liang berpasir yang dalam, yang mengerami selama 90–120 hari tanpa perawatan induk.
Komunikasi & Persepsi
Mereka berkomunikasi terutama melalui bahasa tubuh visual dan non-vokal yang kompleks, termasuk mengangguk-angguk kepala, menggerakkan dagu, dan gerakan tubuh yang khas. Mereka menggunakan sinyal-sinyal ini untuk menunjukkan wilayah, perilaku pacaran, agresi, atau kepatuhan, seringkali sebagai respons terhadap iguana lain dan lingkungan sekitarnya.
Predator
Buaya, burung pemangsa
Status Konservasi :
Risiko Rendah (IUCN Red List; 2020)
Apendiks II (CITES; 2022)
Fakta unik
Iguana memiliki "mata ketiga" atau mata parietal, yang merupakan bagian dari kelenjar pineal pada beberapa reptil. Mata ketiga ini ditandai dengan adanya sisik yang pucat di bagian atas kepala. Fungsinya adalah untuk membantu iguana merah mendeteksi pergerakan dan cahaya sehingga mereka dapat menghindar dari predator serta membedakan siang dan malam.