Klasifikasi
Kingdom: Animalia
Filum: Cnidaria
Kelas: Hexacorallia
Ordo: Scleractinia
Famili: Plerogyridae
Genus: Plerogyra
Spesies: P. sinuosa
Klasifikasi
Kingdom: Animalia
Filum: Cnidaria
Kelas: Hexacorallia
Ordo: Scleractinia
Famili: Plerogyridae
Genus: Plerogyra
Spesies: P. sinuosa
Habitat & Distribusi : Terumbu karang dengan perairan tenang, Samudra Pasifik barat
Makanan : Hasil fotosintesis zooxanthellae; plankton
Ukuran:
Koralit: 2,5 - 4 cm;
Koloni: 30 - 60 cm
Jangka Hidup: Tidak diketahui
Deskripsi
Karang kolang-kaling memiliki tubuh dengan gelembung yang mirip kolang-kaling dan seukuran dengan anggur. Gelembungnya dapat berbentuk bulat, tabung, bercabang atau tak beraturan. Ukurannya dipengaruhi usia. Warnanya krem atau biru kelabu.
Perilaku
Saat siang hari, gelembungnya akan menggembung untuk memaksimalkan luas permukaan tubuhnya, agar dapat menyerap sebanyak mungkin sinar matahari untuk fotosintesis zooxanthellae/mikroalga di dalamnya. Saat malam tiba, gelembungnya akan mengempis dan tentakelnya akan keluar, mencari plankton atau partikel yang dapat ditangkap dan dimakan. Ia juga memiliki tentakel sweeper yang jauh lebih panjang, untuk "menyerang" karang lain yang terlalu berdekatan dengannya
Reproduksi
Berkembangbiak secara seksual dengan melepaskan sel telur dan sperma ke air, dan secara aseksual dengan pertunasan.
Komunikasi & Persepsi
Seperti karang lainnya, memiliki jaringan sel saraf yang mampu merasakan cahaya, tekanan, kontak fisik dan penanda kimiawi.
Predator
bintang laut mahkota duri (COTS), ikan injel, ikan botana
Status Konservasi : Risiko Rendah (IUCN Red List; 2024)
Fakta unik
Karang kolang-kaling adalah salah satu jenis karang yang bersimbiosis dengan zooxanthellae, sejenis mikroalga yang hidup di dalamnya. Zooxanthellae mampu berfotosintesis dan menyediakan nutrien yang menjadi sumber utama makanan karang. Keberadaan zooxanthellae ini juga yang memberikan warna-warni pada tubuh karang!