Klasifikasi
Kingdom: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Actynopterygii
Ordo: Labriformes
Famili: Labridae
Genus: Gomphosus
Spesies: G. varius
Klasifikasi
Kingdom: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Actynopterygii
Ordo: Labriformes
Famili: Labridae
Genus: Gomphosus
Spesies: G. varius
Habitat & Distribusi : Terumbu karang, Samudra Hindia-Pasifik
Makanan : Krustasea, ikan kecil, bintang ular dan moluska
Ukuran: Mencapai 30 cm
Jangka Hidup: 3 - 5 tahun
Deskripsi
Ikan penguin memiliki tubuh kecil dan dicirikan oleh moncongnya yang panjang mengerucut seperti paruh burung. Penampilannya berbeda tergantung tahap hidup dan jenis kelamin. Saat masih kecil, tidak memiliki moncong yang panjang, tubuhnya putih di perut, hijau di punggung dengan dua garis hitam sepanjang tubuhnya. Ikan betina bertubuh lebih kecil, berwarna kelabu kecoklatan dan putih seperti penguin. Ikan jantan berwarna hijau kebiruan terang dengan tubuh yang lebih besar.
Perilaku
Diurnal, aktif pada siang hari dan bersembunyi di antara batu untuk tidur saat malam hari. Cenderung soliter/menyendiri, tapi terkadang ditemukan dalam kelommpok kecil. Semi-agresif terhadap mangsanya. Menggunakan moncongnya yang panjang dan rahangnya yang dapat ditonjolkan keluar untuk meraih mangsa di celah yang sempit.
Reproduksi
Merupakan hermaprodit, ikan ini berawal sebagai betina. Saat tidak ada jantan dalam kelompok, betina yang besar dapat mengubah kelaminnya menjadi jantan. Betina akan mendatangi wilayah jantan untuk kawin, dan telur yang telah dibuahi akan dilepas ke kolom air
Komunikasi & Persepsi
Bergantung pada penglihatan untuk berburu serta untuk mengenali anggota haremnya.
Predator
Belut moray / armang, ikan lepu ayam, ikan hiu karang, ikan barakuda, dan ikan pemangsa besar lainnya
Status Konservasi : Risiko Rendah (IUCN Red List; 2008)
Fakta unik
Mampu menggunakan alat. Saat merasa mangsanya terlalu besar, ia akan memukulkan mangsa ke batu-batuan untuk menghancurkannya, agar lebih mudah dimakan.