Klasifikasi
Kingdom: Animalia
Phylum: Cnidaria
Class: Hexacorallia
Order: Corallimorpharia
Family: Discosomidae
Genus: Discosoma
Klasifikasi
Kingdom: Animalia
Phylum: Cnidaria
Class: Hexacorallia
Order: Corallimorpharia
Family: Discosomidae
Genus: Discosoma
Habitat & Distribusi : Terumbu karang, Samudra Hindia-Pasifik
Makanan : Fotosintesis dari zooxanthellae; ikan kecil, invertebrata kecil dan plankton
Ukuran: 2,5 cm - 0,3 m
Jangka Hidup: 5 - 10 tahun
Deskripsi
Anemon Jamur adalah sejenis Corallimorph, bukan anemon sejati, melainkan kerabatnya. Tubuhnya lunak seperti anemon, tanpa rangka keras, namun struktur dalam tubuhnya serta sel penyengatnya mirip karang keras. Bentuknya mirip cakram, dengan tentakel yang sangat pendek. Warnanya bermacam-macam dan sangat mencolok dan berpendar, dari merah, kuning, hijau, biru, coklat, dan sebagainya.
Perilaku
Jauh lebih pasif saat makan, mereka memerangkap plankton dan krustasea kecil atau partikel di lapisan lendir pada tubuhnya, kemudian dapat diarahkan ke dalam mulut (jika plankton/krustasea kecil), atau langsung diserap ke dalam tubuh melalui difusi (jika partikel/senyawa organik). Semi-agresif dan membutuhkan banyak ruang, dapat melepaskan senyawa kimia yang menghambat pertumbuhan karang lain.
Reproduksi
Berkembangbiak secara aseksual dengan pertunasan atau pembelahan diri (budding dan binary fission).
Komunikasi & Persepsi
Seperti cnidaria lainnya, menggunakan penanda kimiawi untuk berkomunikasi
Predator
Ikan injel, ikan kepe-kepe, siput laut, bintang laut
Status Konservasi : Tidak Dievaluasi (IUCN Red List)
Fakta unik
Discosoma memiliki protein fluoresen merah (red fluorescent protein, RFP) di sekitar mulutnya yang berpendar saat terpapar cahaya matahari. Protein ini diduga melindunginya dari paparan sinar UV berlebihan, serta untuk membantu memaksimalkan cahaya yang diterima zooxanthellae yang hidup dalamnya. Protein ini dimanfaatkan dalam penelitian biologi molekuler sebagai penanda fluoresen, contohnya dalam pencitraan optik medis.