Klasifikasi
Kingdom: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Actinopterygii
Ordo: Labriformes
Famili: Labridae
Genus: Labroides
Spesies: L. dimidiatus
Klasifikasi
Kingdom: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Actinopterygii
Ordo: Labriformes
Famili: Labridae
Genus: Labroides
Spesies: L. dimidiatus
Habitat & Distribusi : Terumbu karang, laguna, kedalaman 0 - 100 m, samudra Hindia-Pasifik
Makanan : Lendir dan parasit ikan lain
Ukuran: Mencapai 14 cm
Jangka Hidup: 4 - 6 tahun
Deskripsi
Keling dokter memiliki tubuh yang kecil dan memanjang, dengan warna biru di sisi atas/punggung dan putih di sisi bawah/perut, di antaranya, terdapat garis hitam yang melintang di tengah sisi tubuh. Saat muda, tubuhnya hampir seluruhnya hitam dengan garis biru di tengah tubuh.
Perilaku
Keling dokter memiliki simbiosis mutualisme dengan berbagai spesies ikan besar, di mana mereka akan memakan ektoparasit yang menempel pada tubuh ikan besar, sehingga membantu membersihkan tubuh "klien" mereka. Kegiatan ini biasanya dilakukan dalam kelompok atau berpasangan, di tempat tertentu yang disebut "stasiun pembersihan"
Reproduksi
Keling dokter bersifat monogamis dan merupakan pelagic spawners, melepaskan telur yang dapat mengambang di kolom air. Saat telah dibuahi, telur ini akan menetas dalam waktu 24 jam.
Komunikasi & Persepsi
Mereka menggunakan penanda visual untuk berkomunikasi, contohnya dengan cara menggerakkan ekornya seperti menari untuk menyambut ikan besar yang berpotensi menjadi klien pembersihan. Saat mengenali sang keling dokter, ikan klien akan memposisikan dirinya agar mudah dibersihkan.
Predator
THampir tidak ada predator alami karena "jasa" pembersihan mereka dibutuhkan banyak ikan. Namun terkadang dapat dimangsai ikan lepu batu atau pemangsa penyergap lainnya.
Status Konservasi : Risiko Rendah (IUCN Red List; 2008)
Fakta unik
Ikan keling memiliki kebiasaan tidur yang unik. Saat malam tiba dan gelap menyelimuti lautan, ikan ini akan menggali liang dalam pasir, kemudian membungkus diri dalam "kepompong" yang terbuat dari lendirnya sendiri. Kepompong lendir ini memiliki fungsi yang sama seperti kawat nyamuk, melindungi ikan dari serangan parasit isopod saat tidur.