Klasifikasi
Kingdom: Animalia
Filum: Cnidaria
Kelas: Hexacorallia
Ordo: Actiniaria
Famili: Stychodactylidae
Genus: Stychodactyla
Spesies: S. gigantea
Klasifikasi
Kingdom: Animalia
Filum: Cnidaria
Kelas: Hexacorallia
Ordo: Actiniaria
Famili: Stychodactylidae
Genus: Stychodactyla
Spesies: S. gigantea
Habitat & Distribusi : Padang lamun dan puing terumbu, Samudra Hindia-Pasifik
Makanan : Hasil fotosintesis zooxanthellae, plankton, invertebrata kecil dan partikel mengambang
Ukuran: 50 - 80 cm (diameter)
Jangka Hidup: 3 - 5 tahun
Deskripsi
Anemon ini memiliki tentakel pendek dan tipis yang menutupi cakram mulutnya, sehingga membuatnya terlihat seperti karpet. Warna tubuhnya cenderung coklat atau kehijauan, tapi terkadang lebih warna-warni, seperti ungu, biru tua dan hijau terang.
Perilaku
Saat tergenang air, tentakelnya yang lengket akan terus bergoyang, siap menyengat dan menangkap mangsa atau partikel yang lewat
Reproduksi
Dapat berkembangbiak secara aseksual maupun seksual. Secara aseksual, anemon induk dapat membelah diri dan menghasilkan anak yang identik. Secara seksual, melepas sel telur dan sperma ke dalam air untuk pembuahan eksternal.
Komunikasi & Persepsi
Seperti anemon lain, memiliki jaring saraf sederhana. Memiliki sensor kimiawi dan mampu merasakan sensasi fisik yang menggangu. Tentakelnya mampu merasakan dan membedakan mangsa dari dirinya, sehingga ia tak akan memakan diri sendiri.
Predator
Anemon lain, nudibranch, bintang laut, beberapa ikan injel, ikan triger dan ikan keling yang besar
Status Konservasi : Tidak Dievaluasi (IUCN Red List; 2025)
Fakta unik
Walaupun hidup menyendiri, ia tidak sendiri! Anemon ini bersimbiosis dengan beberapa jenis ikan giru, termasuk ikan badut ekor kuning (A. clarkii), ikan betok zebra (D. melanurus) serta beberapa krustasea pembersih. Anemon menyediakan tempat tinggal yang cukup aman dari predator, sedangkan para ikan dan krustasea membantu membersihkan sisa-sisa makanan pada tubuh anemon, baik dengan memakannya maupun melalui pergerakan yang dilakukan.